Saya ingin sedikit membahas soal kejadian unik saat Timnas Indonesia menghadapi Oman, Rabu lalu tanggal 6 Januari di Stadion Gelora Bung Karno Senayan. Sesosok pria berlari masuk ketengah lapangan dan mengejar bola lalu berusaha memasukannya ke gawang Al Habsi. Sungguh tindakan yang berani. Pria tersebut bernama Hendi Mulyadi warga Bekasi. Memang tindakan ini tidak sepenuhnya bisa diterima. Namun apabila dikaji lebih dalam apa yang dilakukan pria berumur 20 tahun bisa diterima bahkan banyak masyarakat yang mendukung tindakannya. Banyak yang menilai hal itu sebagai puncak kekesalan dan kekecewaan akan menurunnya prestasi Timnas Indonesia. Setelah Timnas U-19 gagal, lalu Timnas U-23 yang benar-benar rapuh penampilannya pada SEA GAMES 2009 lalu, kini Timnas senior gagal masuk Piala AFC Qatar 2011.
Masyarakat yang sudah haus akan prestasi hanya bisa menatap kekalahan demi kekalahan yang dialami oleh Timnas. Hal itu puncaknya adalah ketika Indonesia dilibas Oman 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu lalu. Melihat permainan Timnas yang sangat buruk bahkan banyak yang menilai mereka bermain seperti bermain di Tarkam, Hendri Mulyadi sudah tidak dapat menahan rasa kecewanya. Ia masuk lapangan disaat injury time menggiring bola dengan begitu semangatnya dan mencoba memasukkannya ke gawang. Saya sendiri melihat kejadian tersebut awalnya kaget. Apa sih yang ada dipikirannya ? Setelah dia diwawancara dan menegaskan alasan ia berbuat seperti itu, mata saya akhirnya terbuka. Ya, hal bodoh yang dilakukan Hendri bisa jadi merupakan tamparan untuk PSSI. Tapi, apakah nantinya PSSI dengan begitu akan sadar atau tidak, kita lihat saja. Yang pasti apa yang dituturkan Hendri merupakan cerminan apa yang ada dibenak para pecinta sepak bola tanah air, yang menginginkan adanya perubahan secara menyeluruh. Singkatnya, bisa dibilang Reformasi di tubuh PSSI. PSSI yang saat ini dipimpin oleh Nurdin Halid dianggap sudah tidak becus mengurusi persebak bolaan nasional, hal itu bisa dilihat dengan menurunnya prestasi Timnas. Saya yakin banyak yang kecewa melihat peforma Timnas, namun hanya Hendri yang berani berbuat "nyata" mengungkapkan kekecewaannya. Semoga dengan moment ini, supporter kita bisa bersatu bersama-sama menuntut sebuah perubahan yang lebih baik untuk persepak bolaan nasional. Apa yang dilakukan Hendri telah membuka mata kita dimana kita haus akan prestasi. Thanks Hendri, IK HOUD VAN JOU ;p


No comments:
Post a Comment